Hayy para Ladies kamu tau nggak celana Zara Street. ??
Pasti tau dong yg Sudah sering update di paper, Internet ,chating sosial dll. Saya membuka orderan online Shop nih buat celana zaranya.
Bahan di jamin bagus dan lembu, nyaman dipakai dan tidak di luntur saat dicuci dari bahan bahan yang dijualin di pasaran . untuk warna banyak . Jika barang jelek uang kembali deh konsekuensinya .
Harga zaranya Ladies yaitu @280.000
Memang sih jauh dari harga pasaran , TAPI lihat barangnya yg jelas nggak pasaran dan nggak malu maluin . Hehe
Sudah banyak loh yang sudah memesan disaya dan memang konsumen yang sudah memakai barang saya berucap "memang tidak ada duanya" .
Amazing sekali buat saya. 😁
Ayo para Ladies . Bisa di coba nggak nyesel deh. Kalian nyese deh kalo nggak beli.
Nih hubungi kontak saya
No telp : 08881042353/08881042354
PIN : 32979E7C
Atau add Facebook : bambangdarmadi60@yahoo.com
Twitter : @bamsDarmadi
Silahkan pilih" dan mampir ke blog saya
NB: ongkir gratis se-Jakarta
Senin, 04 Maret 2013
Powerbank dan aksesoris gadget/smartphone dan jasa upgrade + suntik bahasa + jailbreak smartphone
Hay kawan saya menjual produk bagus nih, postingan kali ini ngejelasin tentang gaya hidup yg simpel tapi moderen dan tetap eksklusif . Sekarang sudah ada nih keluar terbaru di Indonesia namanya cargeran jalan alias POWERBANK. Powerbank ini di kategorikan menjadi 2, powerbank buatan China dan langsung dari smartphone ya sendiri dibuat khusus. Dengan Munculnya powerbank di jaman sekarang tuh lebih praktis dan nggak perlu nunggu nunggu kesaklar ngecas handphone lewat Carger. Wah repot juga yahhh
Nih saya menjual powerbank dengan kualitas bagus dan terjamin . Otomatis dapet diskon deh buat pelanggan yg menginginkannya, yang saya jual powerbanknya itu check It out :D ->
Powerbank
(VIORA 8400mAh @ 240.000 garansi 1minggu
(CROOS 5800mAh @
8800mAh @ 290.000
10rbmAh @ 320.000
12800mAh @ 360.000
Untuk garansi Croos 6bulan dari Croosnya langsung guys, menari nggak tuh hehe.
( powerbank rim TAM 5000mAh @320.000
(HIPPO 5800mAh @300.000
8800mAh @290.000
Murah deh harga harganya disaya . Selain powerbank juga masih banyak lagi untuk khusus aksesoris handphone .
Dan saya juga buka jasa upgrade Blackberry, android, dan Apple ......dan utk jailbreak ya supaya kamu bisa memainkan programnya utk gadget yg Anda miliki seperti
Blackberry, android, dan Apple .
Untuk upgrade Blackberry @35.000 kali sekalian suntik bahasa @45.000
Kalo Apple dan android bisalah Nanti di perbincangkan lagi
Untuk menghubungi saya langsung aja kesini :
No telp : 08881042353
PIN : 32979E7C
Atau add Facebook : bambangdarmadi60@yahoo.com
Twitter : @bamsDarmadi
Silahkan pilih" dan mampir ke blog saya .makasih
NB: ongkir gratis se-Jakarta
NB : mohon maaf jika ada salah kata-kata . Harap maklum
Nih saya menjual powerbank dengan kualitas bagus dan terjamin . Otomatis dapet diskon deh buat pelanggan yg menginginkannya, yang saya jual powerbanknya itu check It out :D ->
Powerbank
(VIORA 8400mAh @ 240.000 garansi 1minggu
(CROOS 5800mAh @
8800mAh @ 290.000
10rbmAh @ 320.000
12800mAh @ 360.000
Untuk garansi Croos 6bulan dari Croosnya langsung guys, menari nggak tuh hehe.
( powerbank rim TAM 5000mAh @320.000
(HIPPO 5800mAh @300.000
8800mAh @290.000
Murah deh harga harganya disaya . Selain powerbank juga masih banyak lagi untuk khusus aksesoris handphone .
Dan saya juga buka jasa upgrade Blackberry, android, dan Apple ......dan utk jailbreak ya supaya kamu bisa memainkan programnya utk gadget yg Anda miliki seperti
Blackberry, android, dan Apple .
Untuk upgrade Blackberry @35.000 kali sekalian suntik bahasa @45.000
Kalo Apple dan android bisalah Nanti di perbincangkan lagi
Untuk menghubungi saya langsung aja kesini :
No telp : 08881042353
PIN : 32979E7C
Atau add Facebook : bambangdarmadi60@yahoo.com
Twitter : @bamsDarmadi
Silahkan pilih" dan mampir ke blog saya .makasih
NB: ongkir gratis se-Jakarta
NB : mohon maaf jika ada salah kata-kata . Harap maklum
Sabtu, 10 November 2012
PENGARUH SITUASI KONSUMEN
PENGARUH SITUASI KONSUMEN
Menurut James F. Engel – Roger D. Blackwell – Paul W. Miniard dalam Saladin (2003 : 19) terdapat tiga faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen yaitu :
Pengaruh lingkungan, terdiri dari budaya, kelas sosial, keluarga dan situasi. Sebagai dasar utama perilaku konsumen adalah memahami pengaruh lingkungan yang membentuk atau menghambat individu dalam mengambil keputusan berkonsumsi mereka. Konsumen hidup dalam lingkungan yang kompleks, dimana perilaku keputusan mereka dipengaruhi oleh keempat faktor tersebut diatas.
Perbedaan dan pengaruh individu, terdiri dari motivasi dan keterlibatan, pengetahuan, sikap, kepribadian, gaya hidup, dan demografi. Perbedaan individu merupkan faktor internal (interpersonal) yang menggerakkan serta mempengaruhi perilaku. Kelima faktor tersebut akan memperluas pengaruh perilaku konsumen dalam proses keputusannya.
Proses psikologis, terdiri dari pengolahan informasi, pembelajaran, perubahan sikap dan perilaku. Ketiga faktor tersebut menambah minat utama dari penelitian konsumen sebagai faktor yang turut mempengaruhi perilaku konsumen dalam penambilan keputusan pembelian.
Pengaruh situasi dapat dipandang sebagai pengaruh yang timbul dari faktor yang khusus untuk waktu dan tempat yang spesifik yang lepas dari karakteristik konsumen dan karakteristik obyek. Situasi konsumen adalah faktor lingkungan sementara yang menyebabkan suatu situasi dimana perilaku konsumen muncul pada waktu tertentu dan tempat tertentu.
A. Jenis-jenis situasi konsumen
1. SITUASI KOMUNIKASI
Situasi Komunikasi adalah suasana atau lingkungan dimana konsumen memperoleh informasi atau melakukan komunikasi
Konsumen mungkin memperoleh informasi melalui :
1) Komunikasi Lisan dengan teman, kerabat, tenaga penjual, atau wiraniaga
2 )Komunikasi non pribadi, seperti iklan TV, radio, internet, koran, majalah,
poster, billboard, brosur, leaflet dsb
3) Informasi diperoleh langsung dari toko melalui promos penjualan, pengumuman di rak dan di depan took
2. SITUASI PEMBELIAN
Situasi Pembelian adalah lingkungan atau suasana yang dialami/dihadapi konsumen ketika membeli produk dan jasa. Situasi pembelian akan mempengaruhi pembelian Misal: Ketika Konsumen berada di bandara, ia mungkin akan bersedia membayar sekaleng Coke berapa saja harganya ketika haus. Sebaliknya, jika ia berbelanja Coke di swalayan dan mendapatkan harganya relatif lebih mahal, ia mungkin sangat sensitif terhadap harga. Konsumen tsb mungkin akan menunda pembelian Coke dan mencari di tempat lain
3. SITUASI PEMAKAIAN
Situasi Pemakaian disebut juga situasi penggunaan produk dan jasa merupakan situasi atau suasana ketika konsumsi terjadi. Konsumen seringkali memilih suatu produk karena pertimbangan dari situasi konsumsi. Misal: Konsumen Muslim sering memakai kopiah dan pakaian takwa pada saat sholat atau pada acara keagamaan. Kebaya akan dipakai kaum wanita pada acara pernikahan atau acara resmi lainya, dan jarang digunakan untuk pergi bekerja Para Produsen sering menggunakan konsep situasi pemakaian dalam memasarkan produknya, produk sering diposisikan sebagai produk untuk digunakan pada situasi pemakaian tertentu. Misalnya, ada pakaian resmi untuk ke pesta, pakaian olahraga, pakaian untuk kerja, pakaian untuk santai dan berolahraga
B. Interaksi Orang-Situasi
Situasi pembelian mempunyai pengaruh yang nyata terhadap keputusan pembelian konsumen dengan gaya hidup believer. Hal ini menunjukkan bahwa situasi pembelian mampumenghadirkan keinginan konsumen untuk membeli karena situasi ini bisa
menjadi stimulus terhadap keputusan konsumen untuk membeli.
Gaya hidup pembelian juga mempunyai pengaruh yang nyata terhadap
keputusan pembelian konsumen atas sesuatu. Konsumen dengan gaya
hidup believer ternyata juga mengikuti mode-mode pakaian khususnya misalnya celana
jeans sehingga gaya hidup mereka berpengaruh terhadap keputusan pembelian
yang dilakukan. Situasi pembelian dan gaya hidup terhadap mode bagi
konsumen dengan gaya hidup believer ternyata cukup tinggi mampu
mempengaruhi keputusan pembelian konsumen dengan pengaruhnya sebesar 68%.
C. Pengaruh Situasi Yang Tidak Terduga
Situasi tidak terduga dapat menjadi pemicu seseorang untuk membeli suatu barang. Misalnya mahasiswi yang akan mengikuti ujian dan lupa membawa bolpoin dan pensil, maka secara otomatis dia akan membeli dulu bolpoin dan pensil sebelum mengikuti ujian tersebut.
Contoh :
Saat seseorang berada dalam suatu acara outdoor dan saat itu sangat panas, ia merasa haus dan melihat ada seorang penjual minuman dingin yang segar, berapapun harganya ia akan mau membeli minuman tersebut untuk mengurangi rasa hausnya tanpa piker panjang lagi. Tetapi saat dia sedang berada di sebuah supermarket, ia akan lebih memperhatikan harga minuman yang akan dibelinya. Hal ini menujukkan bahwa situasi dapat mempengaruhi seseorang dalam membeli suatu barang.
KESIMPULAN
Jadi situasi konsumen adalah faktor lingkungan sementara yang menyebabkan suatu situasi dimana perilaku konsumen muncul pada waktu tertentu dan tempat yang spesifik yang lepas dari karakteristik konsumen dan karakteristik obyek.(ENGEL,dkk (1994), Mowen dan Minor (1998).
SUMBER/REFERENSI :::
http://earldimara.blogspot.com/2011/10/pengaruh-situasi.html
http://rama-14.blogspot.com/2011/11/pengaruh-situasi-perilaku-konsumen.html
http://vinsnicholas.blogspot.com/2011/10/pengaruh-situasi-konsumen.html
Minggu, 14 Oktober 2012
EVALUASI ALTERNATIF SEBELUM PEMBELIAN
Evaluasi Alternatif Sebelum Pembelian
Tahap Sebelum Pembelian
Konsumen akan menggali informasi tentang produk serta mendefinisikan tingkat kebutuhannya terhadap produk. Setelah mengidentifikasi kebutuhan dan kemungkinan mencari alternative pilihan terhadap produk maka langkah selanjutnya adalah melakukan evaluasi terhadap beberpa alternative produk yang ditawarkan oleh produsen
Evaluasi Alternatif
Dari berbagai informasi yang diperoleh, selanjutnya di proses untuk mendapatkan keputusan atau
pertimbangan nilai akan suatu produk, dan akan menghasilkan beberapa atribut yang akan muncul,setelah itu baru di beri bobot dari berbagai alternatif.
Konsumen memproses informasi dari beberapa informasi dan membuat pertimbangan untuk
memuaskan kebutuhan, konsumen mencari manfaat produk dan memandang produk sebagai suatu rangkaian atribut, atribut yang menonjol dianggap penting. Pemasar perlu menjelaskan manfaat produk dan menentukan atribut yang menonjol untuk mempengaruhi Evaluasi Alternatif sebelum Keputusan.
Evaluasi Alternatif sebagai Proses Evaluasi Alternatif sebagai Proses adalah suatu pemilihan tindakan dari dua atau lebih pilihan alternative dalam proses pengambilan keputusan selanjutnya. Bila seseorang dihadapkan pada pembelian produk, yaitu antara membeli produk yang satu dan yang lain dengan kesamaan jenis, maka dia ada dalam posisi harus membuat Evaluasi Alternatif sebelum pembelian. Dalam proses evaluasi alternatif, konsumen harus melakukan pemecahan masalah dalam kebutuhan yang dirasakan dan keinginannya untuk memenuhi kebutuhan dengan konsumsi produk atau jasa yang sesuai.
Tiga tingkatan dalam pemecahan ini;
- Pemecahan masalah yang mensyaratkan respons yang rutin.
- Pemecahan masalah dengan proses yang tidak berbelit-belit (terbatas).
- Pemecahan masalah yang dilakukan dengan upaya yang lebih berhati-hati dan penuh pertimbangan
(pemecahan masalah yang intensif).
Kriteria Evaluasi
Kriteria evaluasi berisi dimensi atau atribut tertentu yang digunakan dalam menilai alternatif-alternatif pilihan. Kriteria alternatif dapat muncul dalam berbagai bentuk, misalnya dalam membeli mobil seorang konsumen mungkin mempertimbangkan criteria, keselamatan, kenyamana, harga, merek, negara asal (country of origin) dan juga spek hedonik seperti gengsi, kebahagiaan, kesenangan dan sebagainya.
Beberapa kriteria eveluasi yang umum adalah:
1. Harga
Harga menentukan pemilihan alternatif. Konsumen cenderung akan memiliha harga yang murah untuk suatu produk yang ia tahu spesifikasinya. Namun jika konsumen tidak bisa mengevaluasi kualitas produk maka harga merupakan indicator kualitas. Oleh karena itu strategi harga hendaknya disesuaikan dengan karakteristik produk.
2. Nama Merek
Merek terbukti menjadi determinan penting dalam pembelian obat. Nampaknya merek merupakan penganti dari mutu dan spesifikasi produk. Ketika konsumen sulit menilai criteria kualitas produk, kepercayaan pada merek lama yang sudah memiliki reputasi baik dapat mengurangi resiko kesalahan dalam pembelian.
3. Negara asal
Negara dimana suatu produk dihasilkan menjadi pertimbangan penting dikalangan konsumen. negara asal sering mencitrakan kualitas produk. Konsumen mungkin sudah tidak meraguakan lagi kualitas produk elektronik dari Jepan. Sementara, untuk jam tangan nampaknya jam tangan buatan Swiss meruapak produk yang handal tak teragukan.
4. Saliensi ( Atribut yang mencolok)
Konsep saliensi mencerminkan ide bahwa kriteria evaluasi kerap berbeda pengaruhnya untuk konsumen yang berbeda dan juga produk yang berbeda. Pada suatu produk mungkin seorang konsumen mempertimbangkan bahwa harga adalah hal yang penting, tetapi tidak untuk produk yang lain. Atribut yang mencolok (salient) yang benar-benar mempengaruhi proses evaluasi disebut sebagai atribut determinan.
http://argen26.blogspot.com/2012/10/evaluasi-alternatif-sebelum-pembelian.html
Tahap Sebelum Pembelian
Konsumen akan menggali informasi tentang produk serta mendefinisikan tingkat kebutuhannya terhadap produk. Setelah mengidentifikasi kebutuhan dan kemungkinan mencari alternative pilihan terhadap produk maka langkah selanjutnya adalah melakukan evaluasi terhadap beberpa alternative produk yang ditawarkan oleh produsen
Evaluasi Alternatif
Dari berbagai informasi yang diperoleh, selanjutnya di proses untuk mendapatkan keputusan atau
pertimbangan nilai akan suatu produk, dan akan menghasilkan beberapa atribut yang akan muncul,setelah itu baru di beri bobot dari berbagai alternatif.
Konsumen memproses informasi dari beberapa informasi dan membuat pertimbangan untuk
memuaskan kebutuhan, konsumen mencari manfaat produk dan memandang produk sebagai suatu rangkaian atribut, atribut yang menonjol dianggap penting. Pemasar perlu menjelaskan manfaat produk dan menentukan atribut yang menonjol untuk mempengaruhi Evaluasi Alternatif sebelum Keputusan.
Evaluasi Alternatif sebagai Proses Evaluasi Alternatif sebagai Proses adalah suatu pemilihan tindakan dari dua atau lebih pilihan alternative dalam proses pengambilan keputusan selanjutnya. Bila seseorang dihadapkan pada pembelian produk, yaitu antara membeli produk yang satu dan yang lain dengan kesamaan jenis, maka dia ada dalam posisi harus membuat Evaluasi Alternatif sebelum pembelian. Dalam proses evaluasi alternatif, konsumen harus melakukan pemecahan masalah dalam kebutuhan yang dirasakan dan keinginannya untuk memenuhi kebutuhan dengan konsumsi produk atau jasa yang sesuai.
Tiga tingkatan dalam pemecahan ini;
- Pemecahan masalah yang mensyaratkan respons yang rutin.
- Pemecahan masalah dengan proses yang tidak berbelit-belit (terbatas).
- Pemecahan masalah yang dilakukan dengan upaya yang lebih berhati-hati dan penuh pertimbangan
(pemecahan masalah yang intensif).
Kriteria Evaluasi
Kriteria evaluasi berisi dimensi atau atribut tertentu yang digunakan dalam menilai alternatif-alternatif pilihan. Kriteria alternatif dapat muncul dalam berbagai bentuk, misalnya dalam membeli mobil seorang konsumen mungkin mempertimbangkan criteria, keselamatan, kenyamana, harga, merek, negara asal (country of origin) dan juga spek hedonik seperti gengsi, kebahagiaan, kesenangan dan sebagainya.
Beberapa kriteria eveluasi yang umum adalah:
1. Harga
Harga menentukan pemilihan alternatif. Konsumen cenderung akan memiliha harga yang murah untuk suatu produk yang ia tahu spesifikasinya. Namun jika konsumen tidak bisa mengevaluasi kualitas produk maka harga merupakan indicator kualitas. Oleh karena itu strategi harga hendaknya disesuaikan dengan karakteristik produk.
2. Nama Merek
Merek terbukti menjadi determinan penting dalam pembelian obat. Nampaknya merek merupakan penganti dari mutu dan spesifikasi produk. Ketika konsumen sulit menilai criteria kualitas produk, kepercayaan pada merek lama yang sudah memiliki reputasi baik dapat mengurangi resiko kesalahan dalam pembelian.
3. Negara asal
Negara dimana suatu produk dihasilkan menjadi pertimbangan penting dikalangan konsumen. negara asal sering mencitrakan kualitas produk. Konsumen mungkin sudah tidak meraguakan lagi kualitas produk elektronik dari Jepan. Sementara, untuk jam tangan nampaknya jam tangan buatan Swiss meruapak produk yang handal tak teragukan.
4. Saliensi ( Atribut yang mencolok)
Konsep saliensi mencerminkan ide bahwa kriteria evaluasi kerap berbeda pengaruhnya untuk konsumen yang berbeda dan juga produk yang berbeda. Pada suatu produk mungkin seorang konsumen mempertimbangkan bahwa harga adalah hal yang penting, tetapi tidak untuk produk yang lain. Atribut yang mencolok (salient) yang benar-benar mempengaruhi proses evaluasi disebut sebagai atribut determinan.
http://argen26.blogspot.com/2012/10/evaluasi-alternatif-sebelum-pembelian.html
Selasa, 09 Oktober 2012
PEMBELIAN ( MEMILIH ALTERNATIF TERBAIK )
DEFINISI PEMBELIAN
Istilah
purchasing atau pembelian sinonim dengan procurement atau pengadaan barang.
Berikut adalah definisi procurement menurut Bodnar dan Hopwood (2001:323),
yaitu:“Procurement is the business process of selecting a source, ordering, and
acquiring goods or services.”
Pendapat tersebut kurang lebih mempunyai arti: bahwa pengadaan barang adalah proses bisnis dalam memilih sumber daya-sumber daya, pemesanan dan perolehan barang atau jasa.
Brown dkk. (2001:132) mengatakan bahwa secara umum pembelian bisa didefinisikan sebagai: “managing the inputs into the organization’s transformation (production process).” Pendapat tersebut kurang lebih mempunyai arti bahwa pembelian merupakan pengelolaan masukan ke dalam proses produksi organisasi.
Berikut adalah pendapat Galloway dkk. (2000:31) mengenai fungsi pembelian, yaitu: “The role of purchasing function is to make materials and parts of the right quality, and quantity available for use by operations at the right time and at the right place.” Pendapat tersebut kurang lebih mempunyai arti bahwa peran fungsi pembelian adalah untuk mengadakan material dan part pada kualitas yang tepat dan kuantitas yang tersedia untuk digunakan dalam operasi pada waktu yang tepat dan tempat yang tepat.
PENTINGNYA FUNGSI PEMBELIAN
Management audit bisa digunakan untuk mengevaluasi organisasi secara keseluruhan ataupun fungsi tertentu dalam organisasi, untuk menentukan apakah perusahaan sudah memperoleh efisiensi biaya yang maksimum dari yang telah dilaksanakan oleh fungsi tersebut selama ini. Penelitian ini menjadikan fungsi pembelian sebagai sasaran audit.
Fungsi pembelian sering dianggap sebagai bagian yang paling penting dan berpengaruh, bahkan bisa dikatakan sebagian besar proses bisnis berasal dari kegiatan pembelian. Alasan yang sangat fundamental untuk membahas fungsi pembelian ialah karena dalam bidang ini pemborosan mudah terjadi, baik karena perilaku yang disfungsional maupun karena kurangnya pengetahuan dalam berbagai aspek pembelian bahan, sarana, prasarana dan suku cadang yang diperlukan perusahaan.
Pendapat tersebut kurang lebih mempunyai arti: bahwa pengadaan barang adalah proses bisnis dalam memilih sumber daya-sumber daya, pemesanan dan perolehan barang atau jasa.
Brown dkk. (2001:132) mengatakan bahwa secara umum pembelian bisa didefinisikan sebagai: “managing the inputs into the organization’s transformation (production process).” Pendapat tersebut kurang lebih mempunyai arti bahwa pembelian merupakan pengelolaan masukan ke dalam proses produksi organisasi.
Berikut adalah pendapat Galloway dkk. (2000:31) mengenai fungsi pembelian, yaitu: “The role of purchasing function is to make materials and parts of the right quality, and quantity available for use by operations at the right time and at the right place.” Pendapat tersebut kurang lebih mempunyai arti bahwa peran fungsi pembelian adalah untuk mengadakan material dan part pada kualitas yang tepat dan kuantitas yang tersedia untuk digunakan dalam operasi pada waktu yang tepat dan tempat yang tepat.
PENTINGNYA FUNGSI PEMBELIAN
Management audit bisa digunakan untuk mengevaluasi organisasi secara keseluruhan ataupun fungsi tertentu dalam organisasi, untuk menentukan apakah perusahaan sudah memperoleh efisiensi biaya yang maksimum dari yang telah dilaksanakan oleh fungsi tersebut selama ini. Penelitian ini menjadikan fungsi pembelian sebagai sasaran audit.
Fungsi pembelian sering dianggap sebagai bagian yang paling penting dan berpengaruh, bahkan bisa dikatakan sebagian besar proses bisnis berasal dari kegiatan pembelian. Alasan yang sangat fundamental untuk membahas fungsi pembelian ialah karena dalam bidang ini pemborosan mudah terjadi, baik karena perilaku yang disfungsional maupun karena kurangnya pengetahuan dalam berbagai aspek pembelian bahan, sarana, prasarana dan suku cadang yang diperlukan perusahaan.
Memilih Alternatif
terbaik
Setelah konsumen menerima pengaruh dalam
kehidupannya maka mereka sampai pada keputusan membeli atau menolak produk.
Pemasar dianggap berhasil kalau pengaruh-pengaruh yang diberikannya
menghasilkan pembelian dan atau dikonsumsi oleh konsumen. Keputusan konsumen,
tingkatan-tingkatan dalam pengambilan keputusan, serta pengambilan keputusan
dari sudut pandang yang berbeda bukan hanya untuk menyangkut keputusan untuk
membeli, melainkan untuk disimpan dan dimiliki oleh konsumen.
Analiis Pengambilan Keputusan oleh
Konsumen
Ada empat sudut pandang dalam
menganalisis pengambilan keputusan konsumen:
Sudut Pandang Ekonomis
Konsumen sebagai orang yang membuat
keputusan secara rasional, yang mengetahui semua alternative produk yang
tersedia dan harus mampu membuat peringkat dari setiap alternative yang
ditentukan dipertimbangkan dari kegunaan dan kerugiannya serta harus dapat
mengidentifikasikan satu alternative yang terbaik, disebut economic man.
Sudut Pandang Kognitif
Konsumen sebagai cognitive man atau
sebagai problem solver. Kosumen merupakan pengolah informasi yang selalu
mencari dan mengevaluasi informasi tentang produk dan gerai. Pengolah informasi
selalu berujung pada pembentukan pilihan, terjadi inisiatif untuk membeli atau
menolak produk. Cognitive man berdiri di antara economic man dan passive man,
seringkali cognitive man punya pola respon terhadap informasi yang berlebihan
dan seringkali mengambil jalan pintas, untuk memenuhi pengambilan keputusannya
(heuristic) pada keputusan yang memuaskan.
Sudut Pandang Emosianal
Menekankan emosi sebagai pendorong utama,
sehingga konsumen membeli suatu produk. Favoritisme buktinya seseorang berusaha
mendapatkan produk favoritnya, apapun yang terjadi. Benda-benda yang
menimbulkan kenangan juga dibeli berdasarkan emosi.anggapan emotional man itu
tidak rasional adalah tidak benar. Mendapatkan produk yang membuat perasaannya
lebih baik merupakan keputusan yang rasional.
Model Sederhana untuk menggambarkan
pengambilan keputusan konsumen.
Pengaruh Eksternal
Usaha-usaha pemasaran Lingkungan social
budaya: keluarga, sumber informal, sumber non komersial, kelas social, budaya
dan sub budaya
Pengambilan Keputusan Pada Konsumen
a. Sadar akan kebutuhan
b. Mencari sebelum membeli
c. Mengevaluasi alternatif
a. Sadar akan kebutuhan
b. Mencari sebelum membeli
c. Mengevaluasi alternatif
Area psikologis
a. Motivasi
b. Persepsi
c. Pembelajaran
d. Kepribadian
e. Sikap
a. Motivasi
b. Persepsi
c. Pembelajaran
d. Kepribadian
e. Sikap
Perilaku Setelah Keputusan Pembelian
a. Percobaan
b. Pembelian ulang
a. Percobaan
b. Pembelian ulang
Evaluasi Setelah Pembelian
Input
Komponen input merupakan pengaruh
eksternal sebagai sumber informasi tentang produk tertentu yang mempengaruhi
nilai yang berhubungan dengan produk, sikap dan perilaku konsumen.
Proses
Merupakan tahap yang memfokuskan pada
cara konsumen mengambil keputusan.
Berbagai faktor psikologis yang melekat pada setiap individu, mempengaruhi input dari luar pada tahap input mempengaruhi pengenalan konsumen terhadap kebutuhan, pencarian informasi sebelum pembelian, dan evaluasi terhadap berbagai alternative.
Berbagai faktor psikologis yang melekat pada setiap individu, mempengaruhi input dari luar pada tahap input mempengaruhi pengenalan konsumen terhadap kebutuhan, pencarian informasi sebelum pembelian, dan evaluasi terhadap berbagai alternative.
Output
Dua macam kegiatan pasca keputusan yang
saling berhubungan, yaitu :
Perilaku beli dan Evaluasi pasca beli
Perilaku beli dan Evaluasi pasca beli
REFERENSI :
Rabu, 03 Oktober 2012
PERANAN BAHASA INDONESIA PADA MASA KINI
PENGERTIAN BAHASA
Bahasa adalah suatu sistem yang dihasilkan oleh alat ucap manusia dan dipakai
oleh masyarakat untuk berkomunikasi , kerja sama dan identifikasi diri. Bahasa
merupakan alat komunikasi utama atau primer dalam kehidupan bermasyarakat.
Selain itu, manusia dapat berkomunikasi dengan menggunakan tulisan dan bahasa
isyarat. Bahasa isyarat merupakan salah satu cara berkomunikasi dengan
menggerakkan-gerakkan anggota tubuh.
PERANAN BAHASA INDONESIA DALAM
KEHIDUPAN SEHARI-HARI
Dalam kehidupan manusia, bahasa memegang peranan penting. Peranan penting
bahasa antara lain sebagai alat komunikasi , alat pemersatu, dan penerus
pengetahuan manusia. Manusia tidak dapat lepas dari bahasa. Terbukti dari
penggunaannya untuk percakapan sehari-hari, tentu ada peran bahasa yang membuat
satu sama lain dapat berkomunikasi, saling menyampaikan maksud. Tak hanya dalam
bentuk lisan, tentu saja bahasa juga digunakan dalam bentuk tulisan.
Adanya bahasa memungkinkan manusia saling berkomunikasi dan
berhubungan. Komunikasi dengan bahasa memungkinkan manusia menjadi saling
mengenal, memahami, dan menghargai satu sama lain. Dengan bahasa pula manusia
dapat menjalin hubungan dan kerja sama satu dengan yang lain. Apabila dalam
kehidupan sehari-hari tidak ada bahasa, manusia tidak mungkin bersatu dan maju.
Seluruh kegiatan manusia akan sangat berkaitan erat dengan bahasa. Entah
sekedar bercakap-cakap dengan teman, atau dalam kegiatan formal seperti
sekolah, kuliah bahkan dalam pekerjaan.
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) tidak terlepas dari peranan
bahasa. Dengan bahasa, manusia dapat menyampaikan ide-ide yang dimilikinya.
Dengan bahasa pula, kemudian ide-ide tersebut diteruskan, dipelajari,
dikembangkan oleh orang lain. Dengan kata lain, bahasa memungkinkan kita
manusia dapat saling berbagi pengalaman dan belajar satu dengan yang lain.
Dengan demikian, bahasa menjadi sarana yang sangat penting bagi pengembangan
ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK).
Sabtu, 29 September 2012
PERANAN BAHASA INDONESIA PADA MASA KINI
1.
Apa yang di maksut dengan berbahasa indonesia ?
bahasa pemersatu bangsa dalam berbahas, jadi
kita tidak mungkin menggunakan bahasa daerah pada setiap kesempatan.
2.
Bagaimana perbedaan berbahasa indonesia dengan baik ?
Yang membedakan setiap bahasa indonesia yaitu
terjadinya sesuatu hal dalam perbedaan suku dan ras yang mempunyai banyak
bahasa namun satu tujuan arti , dan supaya tidak terjadi miss comunication maka
berbahasa indonesia supaya kita mengerti dengan berlisan dengan yg satu dengan
yg lainnya.
3.
Mengapa berbahasa indonesia dengan
baik di zaman sekarang sulit di temukan di kalangan remaja ?
karena semakin banyaknya kalangan remaja yang
jarang sekali menggunakan bahasa indonesia yang full digunakan setiap harinya,
arti kurang full adalah masih kebanyakan menggunakan indonesia yang di campur
aduk dengan bahasa sing di tambah lagi bahasa gaul yg kurang jelas, maka dari
itu setip ovnum ovnum’ menganjurkan bahwa bahasa indonesia dengan baik karena
berfungsi utnuk mempersatukan semua suku bangsa yang ada di indonesia
4.
Apa yang dimaksut dengan bahasa persatuan ?
Bahasa persatuan adalah bahasa yang digunakan sebagai alat pemersatu
berbagai masyarakat yang berbeda latar belakang sosial, agama, suku dan
bahasanya. Dan juga menggunakan bahasa kesatuaan adalah bahasa yang telah menjadi satu dari berbagai bahasa daerah
di indonesia dapat di ikat oleh bahasa indonesia.
5.
Apa pendapatmu kenapa kita harus mencintai berbahasa indonesia ?
Bagi
saya, mencintai Indonesia sama saja dengan mencintai kelebihan dan kekurangan
bangsa ini, termasuk mencintai bahasa Indonesia. Penggunaan bahasa Indonesia
dalam kehidupan sehari-hari pun menunjukkan kita menghargai bahasa Indonesia
yang dipakai. Saya sendiri menggunakan bahasa Indonesia dalam berbicara dengan
teman sejawat serta menulis di koran dan blog pribadi. Meski terkadang bahasa
Indonesia dipadukan dengan bahasa daerah atau bahasa Inggris, tetapi saya tidak
ingin menghilangkan ekstensi/bobot bahasa tersebut.
6.
Apa faktor-faktor yang
membuat anak-anak muda/kalangan remaja banyak menggunakan bahasa kiasan ?
faktor
inti anak muda banyak ataupun kebanyakan menggunakan bahasa kiasan yaitu dari
faktor pergaulan sangatlah mendorong agar kita terlihat mengikuti perkembangan
zaman yang saat ini banyak terjadi dimana saja tanpa pandang umur bulu. Semua
itu dapat terkena virus budaya bangsa lain.
7.
Pandangan menurut para
ahli tentang bahasa indonesia ?
Wibowo, Walija (1996:4), mengungkapkan definisi bahasa ialah
komunikasi yang paling lengkap dan efektif untuk menyampaikan ide, pesan,
maksud, perasaan dan pendapat kepada orang lain.
Pendapat lainnya tentang definisi bahasa diungkapkan oleh Syamsuddin (1986:2), beliau memberi dua pengertian bahasa. Pertama, bahasa adalah alat yang dipakai untuk membentuk pikiran dan perasaan, keinginan dan perbuatan-perbuatan, alat yang dipakai untuk mempengaruhi dan dipengaruhi. Kedua, bahasa adalah tanda yang jelas dari kepribadian yang baik maupun yang buruk, tanda yang jelas dari keluarga dan bangsa, tanda yang jelas dari budi kemanusiaan.
Pendapat lainnya tentang definisi bahasa diungkapkan oleh Syamsuddin (1986:2), beliau memberi dua pengertian bahasa. Pertama, bahasa adalah alat yang dipakai untuk membentuk pikiran dan perasaan, keinginan dan perbuatan-perbuatan, alat yang dipakai untuk mempengaruhi dan dipengaruhi. Kedua, bahasa adalah tanda yang jelas dari kepribadian yang baik maupun yang buruk, tanda yang jelas dari keluarga dan bangsa, tanda yang jelas dari budi kemanusiaan.
Langganan:
Postingan (Atom)









